Minggu, 10 April 2011

chapter 5 tugas softskill akuntansi internasional ke 2

CHAPTER 5 AKUNTANSI INTERNASIONAL

1. Jelaskan secara singkat perbedaan antara pengukuran akuntansi dan pengungkapan akuntansi. Dari dua proses akuntansi ini, manakah yang menurut anda akan menunjukkan kemajuan inovatif yang besar selama 10 tahun mendatang? Mengapa ?
jawab:

Pengukuran akuntasi : Proses mengidentifikasikan, mengelompokkan dan menghitung aktivitas ekonomi atau transaksi. Pengukuran ini memberikan masukan mendalam mengenai profitabilitas operasi suatu perusahaan dan kekuatan posisi keuangannya.
Pengungkapan akutansi : Standard dan praktik pengungkapan dipengaruhi oleh sumber-sumber keuangan, sistem hukum, ikatan politik dan ekonomi, tingkat pembangunan ekonomi, tingkat pendidikan, budaya dan pengaruh lainnya.
Yang menunjukkan kemajuan inovatif yang besar selama 10 tahun mendatang adalah pengungkapan akuntansi, karena meskipun praktik pegungkapan sangat berbeda-beda di setiap Negara, tetapi sekarang perlahan mulai timbul kemiripan (konvergensi) dengan secara sukarela mengadopsi standar pelaporan keuangan internasioal (IFRS) atau GAAP Amerika serikat, mematuhi ketentuan pasar bursa efek dan badan regulator domestic dan luar negeri memberikan respon terhadap berbagai permintaan informasi yang diajukan para investor dan analis.

2. Mengapa perusahaan multinasional terlihat semakin bertanggung jawab kepada konstituennya, dan bukannya kelompok investor tradisional?

Jawab :
Karena perusahaan multinasional pada umumnya pengungkapan akuntansinya didorong oleh perbedaan dalam tata kelola perusahaan dan keuangan. Contoh di amerika serikat, inggris dan Negara-negara anglo amerika lainnya, pasar ekuitas menyediakan kebanyakan pendanaan yang dibutuhkan perusahaan sehingga menjadi sangat maju. Di pasar-pasar tersebut, kepemilikan cenderung tersebar luas diantara banyak pemegang saham dan perlindungan terhadap investor sangat ditekankan. Sedangkan dikebanyakan Negara-negara lain, keemilikan saham masih tetap sangat terkonsentrasi dan bank secara tradisional menjadi sumber utama pembayaran perusahaan.

3. Haruskah perusahaan asing yang bermaksud menerbitkan surat berharga di amerika serikat diwajibkan untuk melakukan pengungkapan sebanyak yang dilakukan oleh perusahaan Amerika Serikat yang menerbitkan surat berharga di amerika serikat? Lakukanlah evaluasi yang kritis terhadap argument-argumen yang disajikan dalam bab ini ..

Jawab :
Ya, diharuskan karena bursa efek dan badan regulator pemerintah umumnya mengharuskan perusahaan asing yang mencatat saham untuk memberikan informasi keuangan dan non keuangan yang sama dengan yang diharuskan kepada perusahaan domestic. Perusahaan asing yang sahamnya tercatat pada suatu bursa efek umumnya memiliki fleksibilitas dalam prinsip akuntansi yang digunakan dan ruang lingkup pengungkapan. Dikebanyakan Negara, perusahaan asing yang tercatat sahamnya harus menyerahkan kepada bursa efek setiap informasi yang di umumkan, yang dibagkan kepada para pemegang saham atau yang dilaporkan kepada badan regulator di pasar domestic. Namun demikian, kebanyakan Negara tidak mengawasi atau menegakkan pelaksanaan ketentuan kesesuaian pengungkapan antar wilayah (yuridiksi).

4. Aturan akuntansi di jepang, prancis dan jerman sekarang telah mewajibkan pengungkapan hasil keuangan segmen usaha. Namun demikian, para manajer di negara-negara ini secara tradisional menentang pengungkapan informasi segmen yang detail. Mengapa para manajer ini memilih untuk mengungkapan sedikit informasi mengenai segmen usaha perusahaanya dan mengapa aturan akuntansi menjadi semakin ketat terlepas dari penolakan manajer ini?

Jawab :
Para manajer memilih untuk mengungkapkan sedikit informasi mengenai segmen usaha perusahaannya dikarenakan demi melindungi manajemen yang berkuasa, kepemilikan yang terkonsentrasi pemilik keluarga yang merupakan secara tradisional sumber utama. Aturan akuntansi yang menjadi semakin ketat setelah penolakan manajemen merupakan pengungkapan sebagai pengendalian manajemen, meminimalkan resiko didalam kegiatan perusahaan

5. Apa saja perbedaan antara pengungkapan sukarela dan pengungkapan wajib ? berikanlah setidaknya dua penjelasan mengenai perbedaan praktik pengungkapan sukarela yang dilakukan oleh para manajer. Berikanlah pula setidaknya dua penjelasan mengenai perbedaan praktik pengungkapan waib yang dilakukan oleh para manajer.
Jawab :

Perbedaan antara pengungkapan wajib dan sukarela :

· Sukarela :

a. Investor di seluruh dunia menuntut informasi yang lebih detail dan lbih tepat waktu, tingkat pengungkapan sukarela semakin meningkat, baik di Negara-negara dengan pasar yang sudah maju maupun yang sdan berkembang.

b. Dalam laporan terakhir Badan Standar Akuntansu keuangan (FASB) menjelaskan sebuah proyek FASB mengenai pelaporan bisnis yang mendukung pandangan bahw perusahaan akan mendapatkan manfaat pasar modal dengan meningkatkan pengungkapan sukarelanya.

c. Manajer memiliki informasi mengenai kinerja perusahaan sat ini pada masa mendatang yang lebih baik bila dibandingkan dengan pihak eksternal.

d. Bukti-bukti kuat mnunjukkan bahwa manajer perusahaan sering memiliki dorongan kut untuk menunda pengungkapan berita negative, mengelola laporan keuangan untuk lebih menunjukkan wajah positif perusahaan dan menlai lebih kinerja dan prospek keuangan perusahaanya.

· Wajib ;

a. Perlindungan terhadap pemegang saham atau investor berbeda dari satu Negara ke Negara lain.

b. Pada umumnya bursa efek dan badan regulator pemerintah mengharuskan perusahaan asing yang mencatatkan saham untuk memberikan informasi keuangan dan non keuangan yang sama dengan yang diharuskan kepada perusahaan domestic.

c. Investor yang memiliki informasi yang cukup untuk mengevaluasi kinerja dan prospek sebuah perusahaan. Tempat yang terbukti atas hal ini adalah AS, yang standar pengungkapannya secara umum dipandang paling ketat di dunia.

d. Perlindungan pemengang saham di AS itu sangat ketat, sedangkan perlindungan pemegang saham di negra-negara lain kurang mendapat perhatian. Contohnya cina melarng insider traiding ( perdagangan yang melibatkan klangan dalam) sedangkan penegakan hokum yang lemah membuat penegakan aturan itu hampir tidak ada.

6. Apa yang dimaksud dengan pelaporan tiga baris bawah (triple Buttom-line reporting) dan mengapa pelaporan ini menjadi trend yang makin berkembang dikalangan perusahaan multinasional yang besar? Saat ini terdapat beberapa ketentuan apabila melakukan pelaporan jenis ini. Apakah pengaturan lebih banyak diperlukan? Mengapa?
Jawab :

Pelaporan tiga baris bawah (triple buttom line reporting) adalah laporan ketahanan yang mengintegrasikan kinerja ekonomi, social dan lingkungan.
Pelaporan tanggungjawab social semakin menjadi tren utama dikalangan perusahaan multinasional, hal ini menunjukkan bahwa jumlah perusahaan yang menerbitkan laporan lingkungan hidup, social atau ketahanan, selain laporan keuangan tahunan semakin bertambah

Ya, karena untuk menyeragamkan pelaporan di antar Negara satu dengan Negara lain dengan standar IFRS.

7. Apakah menerut anda pengungkapan sukarela oleh perusahaan-perusahaan dinegara pasar berkembang lebih banyak atau lebih sedikit bila dibandingkan dengan di negara maju? Mengapa?

Jawab :
Menurut kami pengungkapn sukarela oleh perusahaan-perusahaan di negara maju lebih banyak karena investor diseluruh dunia menuntut informasi yang lebih detail dan lebih tepat waktu, tingkat pengungkapan sukarela semakin meningkat

8. Apakah menurut anda pengungkapan wajib oleh perusahaan-perusahaan dinegara pasar berkembang lebih banyak atau lebih sedikit bila dibandingkan dengan di negara maju? Mengapa?

Jawab :
Menurut kami pengungkapan wajib oleh perusahaan-perusahaan di negara berkembang itu banyak, tetapi masih terbilang sangat dasar bagi Negara berkembang. Karena belum menyeragamkan standar IFRS di semua negara. Sedangkan bagi perusahaan-perusahaan maju pengungkapan wajib itu di haruskan seperti amerika serukat yang memiliki standar pengungkapannya secara umum di pandang paling ketat di dunia.

9. Apakah dua tujuan besar untuk pasar berorientasi investor? Manakah dari tujuan ini yang menurut anda paling penting ? berikan alasan untuk jawaban anda?
Jawab :
Dua tujuan utama untuk pasar berorientasi investor yaitu investor dapat menerima informasi yang material tepat pada waktunya dan dapat dilindungi melalui pengawasan dan penegakan aturan yang efektif. Menurut saya tujuan yang paling penting yaitu perlindungan investor melalui pengawasan dan penegakan aturan yang efektif, karena dengan adanya pengawasan dan penegakan aturan dapat menghindari terjadinya tindakan criminal dalam hal pengungkapan informasi yang ditujukan kepad investor, hal ini bertujuan untuk meningkatkan keyakinan investor, yang akan meningkatkan likuiditas, mengurangi biaya transaksi, dan meningkatkan kualitas pasar secara keseluruhan.

10. Dari perspektif sebuah regulator pasar surat berharga, apakah lebih banyak pengungkapan yang diminta selalu lebih baik daripada lebih sedikit pengungkapan ?Mengapa?
Jawab :
Tingkat pengungkapan yang rendah di negara-negara pasar berkembang tersebut konsisten dengan sistem tata kelola perusahaan dan keuangan di negara-negara itu. Pasar ekuitas tidak terlalu berkembang, bank dan pihak internal seperti kelompok keluarga menyalurkan kebanyakan kebutuhan pendanaa dan secara umum tidak terlalu banyak adanya kebutuhan akan pengungkapan publik yang kredibel dan tepat waktu, bila dibandingkan dengan perekonomian yang lebih maju. Namun demikian, permintaan investor atas informasi mengenai perusahaan yang tepat waktu dan kredibel di Negara-negara pasar berkembang semakin banyak regulator memberikan respons terhadap permintaan ini dengan membuat ketentuan pengungkapan yang lebih ketat dan meningkatkan upaya-upaya pengawasan dan penegakan aturan.

11. menurut anda, mengapa laporan tahunan di prancis dan jerman lebih banyak berisi peramalan laba dan penjualan, bila dibandingkan dengan laporan tahunan inggris dan AS?
Jawab :
Laporan tahunan di perancis dan jerman lebih banyak berisi peramalan laba dan penjualan di karenakan merupakan negara pasar berkembang dimana kepemilikan saham masih tetap sangat terkonsentrasi dan bank menjadi sumber utama pembiayaan perusahaan.
Sedangkan pada laporan tahunan inggris dan AS lebih cenderung dalam menyediakan pendanaan yang dibutuhkan perusahaan.

12. Apakah yang dimaksud dengan tata kelola perusahaan ? perusahaan yang sahamnya tercatat di beberapa Negara diwajibkan mengungkapkan informasi mengenai praktik tata kelola perusahaan yang dijalankan. Mengapa investor dan para analis berpendapt bahwa informasi ini bermanfaat bagi mereka?

Jawab :
Tata kelola perusahaan adalah rangkaian proses, kebiasaan, kebijakan, aturan, dan institusi yang memengaruhi pengarahan, pengelolaan, serta pengontrolan suatu perusahaan atau korporasi. Tata kelola perusahaan juga mencakup hubungan antara para pemangku kepentingan (stakeholder) yang terlibat serta tujuan pengelolaan perusahaan. Informasi dari laporan keuangan perusahaan sangat bermanfaat bagi investor dan manajemen untuk melakukan ramalan laba dan mengukur kinerja keuangan perusahaan.Kketepatan ramalan laba untuk masing-masing pasar modal dan masing-masing negara berbeda-beda, dan itu dipengaruhi oleh faktor faktor yang berbeda pula diantaranya interval waktu peramalan, besaran perusahaan, umur perusahaan, penjamin emisi, auditor, leverage, premium saham

chapter 4 tugas softskill akuntansi internasional ke 2

CHAPTER 4 AKUNTANSI INTERNASIONAL

1. Tingkat melek huruf cukup berpengaruh trhadap perkembangan akuntansi di keempat negara yaitu Cina, Republik Ceko, Taiwan, dan Meksiko. Orang yang melek huruf tentu lebih cerdas dan lebih bisa memahami perhitungan uang. Selanjutnya akan berpengaruh ke dalam tingkat pemahaman di bidang akuntansi. Negara Cina yang berpenduduk terbanyak di dunia, walaupun tingkat melek hurufnya 85 persen,tetapi jumlah nyata dari keseluruhan 85 persen itu tentunya sangat besar bila dibandingkan dengan jumlah melek huruf di tuga negara lainnya. Oleh karena itu sangat wajar bila perkembangan akuntansi di Cina maju pesat. Begitu juga dengan ketiga negara lainnya yang memiliki angka melek huruf diatas sembilan puluh persen. Bisa disimpulkan bahwa angka yang tinggi tersebut merefleksikan tingkat kecerdasan masyarakatnya.

2. Pola pencatatan saham yang dapat diamati adalah Pola Grafik Bendera (High & Tigh Flag).

3. Perbedaan antara prinsip akuntansi Taiwan dengan IAS/IFRS yang masih ada juga akan diidentifikasikan sehingga prinsip-prinsip Taiwan akan direvisi agar sesuai dengan IAS/IFRS. Sedangkan kemiripannya adalah standar akuntansi & auditing didasarkan pada ketentuan nasional dengan referensi terhadap GAAP AS & IAS/IFRS.

4. Ya, penentuan perkembangan akuntansi mengikuti pembangunan ekonomi sebuah negara. Contohnya pada perekonomian Cina saat ini. Reformasi akuntansi yang dilakukan akhir-akhir ini mencakup privatisasi, termasuk pengalihan Perusahaan Milik Negara menjadi Perusahaan Perseroan yang mengeluarkan saham. Aturan akuntansi yang baru telah dikembangkan bagi perusahaan-perusahaan yang baru diprivatisasikan dan perusahaan-perusahaan independen dengan kewajiban terbatas, serta Badan Usaha Milik Asing seperti perusahaan patungan. Maka standar akuntansi diperlukan untuk mencerminkan kenyataan yang baru ini.

5. Persamaan pendekatannya adalah baik negara Cina maupun Republik Ceko sama-sama lebih menekankan untuk pendekatan privatisasi usaha. Perbedaannya pemerintah Republik Ceko lebih menekankan untuk pengaturan hukum untuk kepentingan standar akuntansi, sedangkan pemerintah Cina lebih menekankan untuk tidak ikut campur dalam ekonomi mikro, jadinya hanya ikut berperan di dalam ekonomi makro.

6. Pengembalian Hong Kong memengaruhi standar akuntansi Cina dengan cara dapat membantu pemerintah Cina dalam pertumbuhan ekspornya dan memperluas jangkauan sistem akuntansi yang telah dibuat.

7. Ciri-ciri penting pelaporan akuntansi dan keuangan yang diperlukan untuk mengembangakan pasar saham yang efisien dengan perdagangan yang wajar:

• Understandability atau mudah dimengerti

• Reliability atau keandalan

• Comparability atau bersifat omparatif

• Relevance atau relevansi

• True and Fair View/Fair Presentation atau Benar dan Dinilai Dengan Adil /

Presentasi yang Adil

Kemungkinan bagi negara Cina, Republik Ceko, Taiwan, dan Meksiko untuk mengembangkan pasar saham seperti ini terbuka sebesar-besarnya. Karena keempat negara memiliki potensi yang cukup baik untuk memenuhi standar-standar yang dibutuhkan.

8. Peranan aturan hukum terhadap praktik akuntansi keuangan dalam masing-masing negara.
• Republik Ceko: hukum komersial peranannya mencakup ketentuan terhadap laporan keuangan tahunan, pajak penghasilan, audit dan rapat pemegang saham, serta secara khusus menegaskan menggunakan daftar akun yang digunakan untuk pembuatan catatan dan penyusunan laporan keuangan.

• Cina: hukum tersebut menjelaskan prinsip-prinsip umum akuntansi dan mendefinisikan peranan pemerintah & masalah-masalah yang memerlukan prosedur akuntansi.

• Taiwan: mengatur catatan akuntansi dan laporan keuangan di Taiwan serta menetapkan catatan akuntansi harus disimpan, dan mengatur bentuk provisi dasar laporan keuangan, catatan, dan pengungkapan lainnya.

• Meksiko: berisi ketentuan-ketentuan mengenai pembuatan ringkasan catatan akuntansi tertentu dan penyusunan laporan keuangan.

9. Bukti bahwa akuntansi Republik Ceko sama dengan Uni Eropa adalah bahwa akuntansi di Republik Ceko telah berubah arah selama beberapa kali pada abad ke-20 yang mencerminkan sejarah politiknya. Hingga akhir Perang Dunia II, praktek dan prinsip akuntansi mencerminkan praktek dan prinsip akuntansi yang dianut Negara-negara Eropa yang berbahasa Jerman. Kemudian, praktik akuntansi didasarkan pada model Soviet dimana daftar akun seragam, metode akuntansi detail, dan laporan keuangan seragam yang wajib dibuat oleh seluruh perusahaan. Setelah tahun 1989, Ceko bergerak dengan cepat menuju perekonomian berorientasi pasar.
Akuntansi di Ceko dipengaruhi oleh Hukum Komersial, Undang-undang Akuntansi, dan keputusan Kementrian Keuangan. Bursa efek memiliki pengaruh yang kecil dan meskipun Hukum Komersial berasal dari Jerman, peraturan pajak tidak berpengaruh secara langsung. Penyajian benar dan wajar yang diatur dalam Undang-undang Akuntansi dan diambil dari Direktif UE diinterpretasikan dengan maksud bahwa akun pajak dan akun keuangan diperlakukan secara beda. Undang-undang auditor disahkan pada tahun 1998. Suatu audit atas laporan keuangan diwajibkan untuk seluruh perusahaan perseroan dan perusahaan dengan kewajiban terbatas yang besar.

10. Contoh yang menunjukkan bahwa standar akuntansi cina konsisten dengan praktik kelas dunia adalah dibentuknya Standar Akuntansi untuk Perusahaan Bisnis (Accounting Standards for Business Enterprises – ASBE) oleh Kementrian Keuangan pada tahun 1992 untuk mengharmonisasikan praktik domestik dan mengharmonisasikan praktik di Cina dengan praktik Internasional.

11. Bukti bahwa praktik akuntansi di Taiwan juga sama dengan di Amerika Serikat adalah bahwa Komite Standar Auditing di Taiwan mengeluarkan standar auditing dengan menggunakan prosedur yang sama dengan FASC (Financial Accounting Standards Committee) dari Lembaga Pengembangan dan Penelitian Akuntansi (Accounting Research and Development Foundation – ARDF), yang dibentuk menurut Lembaga Akuntansi Keuangan di Amerika Serikat. Standar akuntansi dan auditing didasarkan pada ketentuan nasional dengan referansi terhadap GAAP Amerika Serikat dan IAS/IFRS.

12. Pos rekonsiliasi yang paling signifikan adalah Pos Saham yang Digunakan Dalam GAAP & Non-GAAP Terdilusi-Laba Bersih per Saham Perhitungan.

Jawaban Latihan

1. Jawaban poin a &b :

Cina: Lembaga pembuat standar akuntansi nasionalnya yaitu Kementrian Keuangan yang diawasi Dewan Negara. Yang bertugas melakukan pengawasan dan penegakan aturan standar akuntansi keuangan yaitu Komite Standar Akuntansi Cina (China Accounting Standards Committee – CASC).
Taiwan: Lembaga pembuat standar akuntansi nasionalnya yaitu Komite Standar Akuntansi Keuangan (Financial Accounting Standards Committee – FASC). Yang bertugas melakukan pengawasan dan penegakan aturan standar akuntansi keuangan yaitu ARDF (Accounting Research and Development Foundation).
Meksiko: Lembaga pembuat standar akuntansi nasionalnya yaitu Institut Akuntan Publik Meksiko (Instituto Mexicano de Contadores Publicos). Yang bertugas melakukan pengawasan dan penegakan aturan standar akuntansi keuangan yaitu standar akuntansi yang dikembangkan oleh Komisi Prinsip Akuntansi dibawah institusi tersebut, sedangakan standar auditing merupakan tanggung jawab Komisi

Prosedur dan Standar Auditing.

Republik Ceko: Lembaga pembuat standar akuntansi nasionalnya yaitu Kementrian Keuangan. Yang bertugas melakukan pengawasan dan penegakan aturan standar akuntansi keuangan yaitu Kementrian Keuangan juga.

2. Organisasi-organisasi yang dibahas dalam bab ini yang ada di situs Web IFAC:
• IAESB (International Accounting Education Standards Board)

• IAASB (International Auditing and Assurance Standards Board)

• IESBA (International Ethics Standards Board for Accountants)

• IPSASB (International Public Sector Accounting Standards Board)

3. Jawaban poin a & b:

-Bursa Efek Praha (Prague Stock Exchange): Prague Stock Exchange atau PSE (Ceko: Burza cenných papírů Praha, atau BCPP) adalah efek pasar utama Republik Ceko dan saat ini (per September 2005) terbesar kedua di bursa Eropa Tengah dan Timur. Meskipun pertukaran pertama Praha dibuka pada 1861, PSE sekarang didirikan pada tanggal 24 November 1992, dan perdagangan dimulai pada tanggal 6 April 1993.

-Perekonomian Hibrid (campuran): Perekonomian Hibrid adalah setiap jenis lokal, negara, atau sistem ekonomi nasional yang melibatkan fokus kurang lebih sama pada dua jenis ekonomi. Ekonomi hibrid ini atau dual adalah struktur yang relatif umum yang telah digunakan dalam berbagai pengaturan sepanjang sejarah umat manusia. Beberapa contoh ekonomi hibrid mungkin termasuk ekonomi berbasis militer-industri, ekonomi industri berbasis universitas, atau hibrid ekonomi terutama didasarkan pada campuran bisnis dan pemerintah.

-FARR: Financial Accounting and reporting Rules for Enterprises, atau Aturan Pelapora dan Akuntansi Keuangan bagi Perusahaan di Cina. Berfokus pada pencatatan buku, penyusunan laporan keuangan, pelaporan praktik, dan masalah-masalah akuntansi keuangan dan pelaporan lainnya.

-CASC: China Accounting Standards Committee, atau Komite Standar Akuntansi Cina. Didirikan pada tahun 1998 sebagai badan berwenang di bawah Kementrian Keuangan yang bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi.

-ASBE: Accounting Standards for Business Enterprises, atau Standar Akuntansi Untuk Perusahaan Bisnis di Cina. Suatu kerangka dasar konseptual yang dirancang untuk menuntun perkembangan standar akuntansi yang baru.

-CSRC: China Securities Regulatory Commission, atau Komisi Pengatur Pasar Modal Cina.Mengatur dua bursa efek di Cina, yaitu Shanghai yang dibuka pada tahun 1990 dan Shenzhen yang dibuka pada tahun 1991.

-FASC: Financial Accounting Standards Committee, atau Komite Standar Akuntansi Keuangan yang ada di Taiwan. Didirikan pada tahun 1984, mengikuti proses pemeriksaan (due process) yang sama dengan FASC AS.

-ARDF: Accounting Research and development Foundation, atau Lembaga Pengembangan dan Penelitian Akuntansi di Taiwan. Didirikan pada tahun 1984 untuk meningkatkan level studi akuntansi, memajukan perkembangan standar akuntansi dan auditing, dan membantu perusahaan industri dan komersial untuk memperbaiki sistem akuntansinya.

4. Jawaban poin a & b:

• Republik Ceko: prinsip akuntansi yang penting dan berbeda dari norma internasional adalah praktik akuntansi yang didasarkan pada model Soviet. Alasannya karena Kebutuhan administrasi berbagai lembaga pemerintah pusat dipenuhi melalui karakteristik seperti daftar akun yang seragam, metode akuntansi yang detail dan laporan keuangan seragam, yang wajib dibuat oleh seluruh perusahaan. Fokus pada produksidan perhitungan biaya berdasarkan biaya historis ditekankan untuk pelaporan eksternal. Sistem akuntansi keuangan dan biaya yang terpadu menggunaka prinsip penetapan harga yang sama dan prinsip lainnya.
• Cina: prinsip akuntansi yang penting dan berbeda dari norma internasional adalah sejumlah dokumen menunjukkan bahwa akuntansi digunakan untuk mengukur kekayaan dan membandingkan pencapaian di kalangan bangswan dan putri=putri pada masa Dinasti Xia (tahun 2000-1500 SM). Alasannya karena pada saat itu akuntansinya berfungsi seperti yang seharusnya, yaitu membuat catatan penerimaan dan pengeluaran setiap harinya dan akuntansi dipandang sebagai bagian dari sejarah.

• Taiwan: prinsip akuntansi yang penting dan berbeda dari norma internasional adalah tentang Hukum Akuntansi Komersial yang diamandemen pada tahun 1987. Alasannya karena hukum tersebut berlaku bagi perusahaan-perusahaan yang didirikan berdasarkan Hukum Perusahaan dan Aturan Bisnis, kecuali untuk persekutuan kecil atau perseorangan.

• Meksiko: prinsip akuntansi yang penting dan berbeda dari norma internasional adalah standar akuntansi yang diakui memiliki kewenangan oleh pemerintah, secara khusus oleh Komisi Pasar Modal dan Perbankan Nasional, yang mengatur Bursa Efek Meksiko. Alasannya karena prinsip akuntansi Meksiko tidak membedakan antara perusahaan besar dan kecil, dan diterapkan untuk seluruh badan usaha.

5. Faktor-faktor yang mempengaruhi pola pencatatan saham:

• Return on Asset

• Return on Equity

• Earning per Share

• Book Value Equity per Share

• Debt to Equity Ratio

• Return Saham

• Return Bebas resiko

• Beta Saham

• Return Market

7. Jawaban poin a & b:

• Republik Ceko: Faktor yang paling memengaruhi perkembangan akuntansi adalah ikatan politik dan ekonomi. Alasannya karena dilihat darisistem akuntansinya yang sama dengan prinsip akuntansi di negara-negara Uni Eropa.
• Cina: Faktor yang paling memengaruhi perkembangan akuntansi adalah tingkat sistem hukum. Alasannya karenaHukum Akuntansi yang diamandemen pada tahun 2000 mencakup seluruh perusahaan dan organisasi, termasuk yang tidak dimiliki dan tidak dikendalikan oleh negara.

• Taiwan: Faktor yang paling memengaruhi perkembangan akuntansi adalah tingkat pembangunan ekonomi. Alasannya karena dilihat dari pertumbuhan ekonomi dari mulai sektor pertanian dan industri yang kemudian meluas ke sektor ekspor, dan kemudian industri padat modal yang berteknologi tinggi.
• Meksiko: Faktor yang paling memengaruhi perkembangan akuntansi adalah tingkat pembangunan ekonomi. Alasannya karena Meksiko memiliki secara umum perekonomian pasar bebas yang megalami reformasi dan membantu mengurangi inflasi, meningkatkan tingkat pertumbuhan ekonomi, dan memberikan fundamenta ekonomi yang lebih sehat

8. Jawaban poin a & b:

• Republik Ceko: Faktor yang kurang penting dalam memengaruhi perkembangan akuntansi adalah inflasi. Alasannya karena tidak ada keterangan yang menjelaskan inflasi memiliki pengaruh yang signifikan.

• Cina: Faktor yang kurang penting dalam memengaruhi perkembangan akuntansi adalah tingkat pendidikan. Alasannya karena walaupun persentase angka melek huruf di Cina yang paling rendah dibandingkan dengan tiga negara lainnya, namun saat ini Cina mampu membuktikan sebagai negara dengan perekonomian yang kuat.

• Taiwan: Faktor yang kurang penting dalam memengaruhi perkembangan akuntansi adalah inflasi. Alasannya karena negara ini mampu bangkit secara luar biasa dari sektor ekspor pada produk manufaktur.

• Meksiko: Faktor yang kurang penting dalam memengaruhi perkembangan akuntansi adalah Sumber pembiayaan. Alasannya karena banyak perusahaan yang didominasi oleh kontrol keluarga dari pemiliknya.

10. -Peran pemerintah dalam mengembangkan standar akuntansi dan auditing di Cina : komite standar akuntansi cina bertanggung jawab untuk mengembangkan standar akuntansi yng mencakup pembagian tugas, melakukan penelitian kepada sejumlah gugus tugas, penerbitan draft eksposur dan dengar pendapat umum.
-Peran pemerintah dalam mengembangkan standar akuntansi dan auditing di Taiwan : ARDF memajukan perkembangan standar akuntansi dan auditing dan membantu perusahaan indusrti dan komersial untuk memperbaiki sistem akuntansinya.
-Peran pemerintah dalam mengembangkan standar akuntansi dan auditing di Mexico :institute akuntan publik meksiko menerbitkan standar akuntansi dan auditing.Standar akuntansi dikembangkan oleh komisi prinsip akuntansi sedangkan standar auditing merupakan tanggung jawab komisi prosedur dan standar auditing. Proses penetapan standar dikembangkan dengan baik.
-Peran pemerintah dalam mengembangkan standar akuntansi dan auditing di Republik Ceko : kementerian keuangan bertanggung jawab atas prinsip-prinsip akuntansi. Keputusan kementerian keuangan menetapkan praktik pengukuran dan pengungkapan yang dapat diterima yang harus diikuti oleh perusahaan. Audit dirancang untuk memastikan bahwa akun-akun telah dicatat sesuai dengan aturan dan keputusan yang berlaku dan laporan keuangan menyajikan posisi dan hasil keuangan perusahaan dengan wajar dan benar.

11. Matrik pengaruh penentuan standar akuntansi:

Sector publik

Otoritas: 1. pajak 2.Komisi Pasar modal 3.Kementrian bertanggung jawab

terhadap hukum potensial

Cina Ya Ya Ya

Cek Ya Ya Ya

Taiwan Ya Ya Ya

Meksiko Ya Ya Ya


12. Perbandingan yang dipilih diantara dua negara, yaitu Cina dan Republik Ceko.
• Likuiditas: rasio berjalan; arus kas dari operasi terhadap kewajiban lancar
-Cina:
-Republik Ceko:

• Solvabilitas: utang terhadap ekuitas; utang terhadap aktiva

-Cina:
-Republik Ceko:

• Profitabilitas: pengembalian atas aktiva; pengembalian atas ekuitas

-Cina:
-Republik Ceko:

chapter 3 tugas softskill akuntansi internasional ke 2

CHAPTER 3 AKUNTANSI INTERNASIONAL

Latihan dan Diskusi
1. System akuntansi nasional

a. Nama badab atau lembaga

b. Lembaga lain yang terkait

Prancis CNC COB

CRC
AMF
OEC
CNCC

Jerman GASC/DRSC WP

Jepang BADC JICPA

FASF
ASBJ

Belanda NivRA OECD

Inggris ASC/ ASB ICAEW

ICAI
ICAS
ACCA
CIMA
CIPFA

Amerika FASB AICPA

PCAOB
SEC

2. Inggris dan Jerman

Karena Negara ini memiliki laporam keuangan perusahaan yang beroperasi di Negara ini disesuaikan untuk mencerminkan tingkat harga sebelum translasi. Ya, setiap Negara yang memiliki bursa efek harus memilki lembaga pengtur yang mengakan aturan pelaporan akuntansi dan keuangan
3. b. Amerika

5. a. perbedaan akuntansi inggris dan as:

• akuntansi AS diatur ooleh badan sector swasta

• system AS tidask memiliki ketentuan hukum

b. inggris


7. laporan laba rugi, neraca, arus kas
8. a. code de commerce, expert comptable, remunerasi, keiretsu, laporan dearing

9. Perubahan utama pada akuntansi jepang didasarkan pada:

# hukum komersial

# undang-undang pasar

# undang-undang pajak

Ketiga hokum tersebut berkaitan satu sama lain.



1. Perbedaan antara akuntansi berbasis aturan dan berbasis prinsip dan keuntungan dan kerugianya tergantung dari pos-pos yang terkait yaitu:

a. Amortisasi merek dan goodwill

b. Goodwill yang berasal dari akuisisi anak peruhaan dari luar negeri

c. Opsi saham

d. Surat berhaga yang tesedia untuk dijual

e. Metode pencatatan oembelian

2. GAAP Amerika semakin berubah karena regulasi akuntansi dan auditing DAS merupakan yang paling padat dan secara subsanstansi paling ditail dibandingkan neggara lain di dunia.

3. Dengan cara mengkoordinasikan agenda penetapan standar masa depan seghingga masalah utama dapat dikerjaka seccara bersama serta meresmikan komitmen iuntuk melakukan covergensi dengan menandatangani pejanjian nor walk

4. Dengan berbasis prisip, karena benar-benar memberikan perlindungan pd investor.

2. Dapat dikatakan bermanfaat, karena dapat mengetahui system laporan keuangan Negara lain, sehingaga dapat disimpulkan mengenai peningkatan atau penurunan suatu usaha.

3. sebaiknya keputusan diantara manajemen harus dilihat dari kondisi perusahaan, sehingga dapat menentukan pendapat terbaik bagi sutu parusahaan, dan hanya menggunakan 1 laporan keuangan GAAP.

chapter 2 tugas softskill akuntansi internasional ke 2

CHAPTER 2 AKUNTANSI INTERNASIONAL
Soal :
1. Bab ini mengidentifikasikan tujuh factor ekonomi, sejarah sosial, dan kelembagaan yang dipercaya mempengaruhi perkembangan akuntansi. Jelaskan bagaimana satu sama lain mempengaruhi praktik akuntansi.

Jawab: Beberapa dari tujuh variable pertama ini sangat berhubungan. Sebagai contoh, system hukum umum berawal dari Inggris dan kemudian diekspor ke Negara- Negara seperti Australia, Kanada, dan Amerika Serikat. Keempat Negara ini seluruhnya memiliki pasar modal yang sangat maju, yang mendominasi orientasi pelaporan keuangan di Negara- Negara tersebut. Akuntansi keuanagan dan pajak bersifat terpisah. Sebaliknya, kebanayakan Negara- Negara Eropa Kontinental dan Jepang memiliki system hukum kode dan bergantung pada perbankan atau pemerintah untuk memperoleh kebanyakan pendanaan. Aturan akuntansi disana pada umumnya sesuai dengan hukum pajak

2. Mengacu pada tujuh factor dalam pertanyaan 1, urutkan factor- factor tersebut dari yang paling penting dalam kaitannya dengan perkembangan akuntansi, kemudian berikan alas an untuk urutan paling atas dan paling bawah dalam peringkat yang anda susun.
Jawab: Urutan Faktor- faktor perkembangan akuntansi :

• Sumber Pendanaan

• System Hukum

• Perpajakan

• Ikatan Politik dan Ekonomi

• Inflasi

• Tingkat Perkembangan Ekonomi

• Tingkat Pendidikan


3. Bagaimana nilai- nilai budaya mempengaruhi akuntansi? Apakah terdapat pengaruh yang bersifat pararel antara factor- factor yang disebutkan dalam pertanyaan 1 dan factor budaya yang disebutkan di sini?

Jawab: Budaya berarti nilai- nilai dan perilaku yang dibagi oleh suatu masyarakat. Variabel budaya mendasari pengaturan kelembagaan di suatu Negara ( seperti system hukum ). Empat dimensi niali akuntansi yang mempengaruhi praktik pelaporan keuangan suatu Negara yaitu :
•Profesionalisme versus control wajib : preferensi terhadap pelaksanaan pertimbangan profesionalisme individu dan regulasi sendiri kalangan professional dibandingkan terhadap kepatuhan dengan ketentuan hukum yang telah ditentukan.

•Keseragaman versus fleksibilitas : preferensi terhadap keseragaman dan konsistensi dibandingkan fleksibilitas dalam berekasi terhadap suatu kesadaran tertentu
Konservatisme versus optimisme : preferensi terhadap ukuran- ukuran • laba yang lebih konservatif merupakan hal yang konsisten dengan penghindaran ketidakpastian yang kuat, yang berasal dari perhatian terhadap keamanan dan kebutuhan yang diperspsikan untuk mengadopsi pendekatan yang hati- hati untuk menangani ketidakpastian peristiwa masa depan.
•Kerahasiaan versus transparansi : preferensi atas kerahasiaan dan pembatasan informasi usaha menurut dasar kebutuhan untuk tahu dibandingkan kesediaan untuk mengungkapkan informasi kepada publik.

4. Apakah perbedaan nasional dalam praktik akuntansi dapat dijelaskan lebih baik oleh factor budaya atau oleh factor ekonomi dan hokum? Mengapa ?

Jawab: Karena pembedaan yang didasarkan pada system hukum relatif kurang jelas di Negara- Negara di mana standar tidak ditegakkan.


5. Empat pendekatan terhadap perkembangan akuntansi yang dibahas dalam bab ini awalnya dinyatakan pada tahun 1967. Apakah keempat pola tersebut masih berlaku dewasa ini? Mengapa atau mengapa tidak?

Jawab: Masih berlaku, karena pada dewasa saat ini keempat pendekatan ini merupakan dasar klasifikasi system akuntansi yang masih banyak di gunakan di seluruh dunia.


6. Negara- Negara yang cenderung untuk memiliki praktik pengukuran yang relative konservatif juga cenderung agak merahasiakan pengungkapan, sedangkan Negara- Negara yang cenderung memiliki praktik pengukuran kurang konservatif cenderung untuk melakukan pengungkapan secara transparan. Mengapa hal ini terjadi?

Jawab: Karena preferensi terhadap kerahasiaan merupakan hal yang konsisten dengan penghindaran ketidakpastiaan yang kuat yang timbul dari kebutuhan untuk membatasi pengungkapan informasi dengan maksud untuk menghindari terjadinya konflik dan kompetisi dan untuk mempertahankan keamanan. Masyarakat dengan jarak keuasaan yang tinggi akan sangat mungkin berkarakter membatasi informasi untuk mempertahankan ketidakpastiaan dalam kekuasaan. Kerahasiaan juga konsosten dengan preferensi atas kolektivisme dengan perhatiannya terhadap hal- hal yang sangat terkait dengan perusahaan dibnadingkan dengan pihak luar. Masyarakat yang lebih menekankan pada kualitas hidup, masyarakat, dan lingkungan akan cenderung untuk lebih terbuka, khususnya informasi yang berkaitan dengan social.

7. Apakah tujuan melakukan klasifikasi system akuntansi ?
Jawab: Klasifikasi merupakan dasar untuk memahami dan menganalisa mengapa dan bagaimana system akuntansi nasional berbeda- beda. Tujuan klasifikasi adalah untuk mengelompokkan system akuntansi keuangan menurut karakteristik khususnya. Klasifikasi mengungkap struktur dasar di mana anggota- anggota kelompok memiliki kesamaan dan yang membedakan kelompok- krlompok yang beraneka ragam satu sama lain. Dengan menenali kesamaan dan perbedaan, pemahaman kita menenai system akuntansi akan lebih baik. Klasifikasi merupakan cara untuk melihat dunia.

8. Apakah perbedaan antara klasifikasi akuntansi berdasarkan pertimbangan dan empiris ?
Jawab: Dengan pertimbangan dan secara empiris. Klasifikasi dengan pertimbangan bergantung pada pengetahuan, intuisi dan pengalaman. Klasifikasi secara empiris menggunakan metode statistic untuk memgumpulkan basis data prinsip dan praktik akuntansi seluruh dunia.


9. Apakah model akuntansi utama di dunia ? apakah karakter yang berbeda dari tiap tiap model tersebut ?

Jawab:
Akuntansi dan laporan keuangan berbeda-beda diseluruh dunia. Variabel-variabel yang membentuk perkembangan akuntansi sebu...ah negara, model akuntansi keuangan tertentu yang berkembang karena minat, sejarah atau pilihan, proses menetapkan standar akuntansi keuangan nasional itu sendiri dan konservatisme adalah hal-hal yang menyebabkan perbedaan tersebut.


10. Mengapa bab ini mengakui bahwa banyak perbedaan- perbedaan akuntansi pada tingkat nasional semakin tidak jelas? Apakah anda menyetujuinya ? mengapa ?
Jawab: . Setuju, karena:

•Artisan perusahaan saat ini mencatatkan sahamnya pada bursa efek di luar Negara asal mereka.

•Beberapa Negara hukum kode, secara khusus Jerman dan Jepang, mengalihkan tanggung jawab pembentukan standar akuntansi dari pemerintah kepada kelompok sector swasta yang professional dan independent.

•Pentingnya pasar saham sebagai sumber pendanaan semakin tumbuh diseluruh dunia.

11. Penulis berpendapat bahwa klasifikasi yang berdasarkan penyajian wajar versus kepatuhan hokum menjelaskan akuntansi pada dunia sekarang ini dengan lebih baik dibandingkan system hokum umum dan hukum kode. Apakah anda setuju? Mengapa ?
Jawab : Karena pembedaan antara penyajian wajar dan kesesuaiana hukum menimbulkan pengaruh yang besar terhadap banyak permasalahan akuntansi seperti (1) depresiasai dimana beban ditentukan berdasarkan penurunan kegunaan suatu aktiva selama masa manfaat ekonomi ( penyajian wajar ) atau jumlah yang diperbolehkan untuk tujuan pajak ( kepatuhan hukum ); (2) sewa guna usaha yang memiliki subtansi pembelian aktiva tetap ( property ) diperlakukan seperti itu ( penyajian wajar ) atau diperlakukan seperti sewa guna usaha operasi yang biasa ( kepatuhan hukum ); dan (3) pension dengan biaya yang diakrual pada saat dihasilkan oleh karyawan ( penyajian wajar ) atau dibebankan menurut dasar dibayar pada saat anda berhenti bekerja ( kepatuhan hukum ).


12. Bagaimana prospek konvergensi atau harmonisasi system nasional akuntansi dan pelaporan keuangan? Factor- factor apa saja yang berpengaeuh dalam mendorong atau menghambat perubahan tersebut?

chapter 1 tugas softskill akuntansi internasional ke 2

CHAPTER 1 AKUNTANSI INTERNASIONAL

2. Dalam lingkup perdagangan Internasional yang bersumber dari berbgai Negara yang ada di dunia baik itu ekspor, impor maupun perusahaan cabang di luar negeri membutuhkan suatu alat komunikasi yang dapat dibaca ataupun dipahami oleh seluruh dunia. Oleh karena itu, dipakailah alat komunikasi untuk seluruh dunia yaitu bahasa Inggris yang biasa dikenal bahasa internasional. Bahasa inggris merupakan bahasa Internasional yang dipakai oleh perusahaan yang bergerak dalam lingkup multinasional. Penggunaan bahasa inggris digunakan karena ada silsilah history dimasa lampau yang kuat dimana bangsa inggris adalah bangsa yang pernah menjajah negara-negara di dunia ini paling banyak sehingga negara ini disegani oleh negara-negara lain dimasa dahulu. Oleh sebab itu digunakanlah bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang dikenal oleh semua Negara.


3. Pengertian pasar modal dijelaskan lebih spesifik sebagai kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan Perdagangan Efek Internasional, perusahaan publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek internasional

Jenis Instrumen Lainnya di Pasar Modal

• Waran adalah efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang memberi hak kepada pemegangnya untuk memesan saham dari perusahaan tersebut pada harga dan jangka waktu tertentu.
• Sertifikat danareksa adalah surat berharga yang diterbitkan oleh PT Danareksa (Persero) untuk mewakili efek/surat berharga yang dibeli oleh PT Danareksa sebagai jaminannya.
• Right merupakan produk derivative (turunan) dari saham yang berupa surat berharga yang memberikan hak bagi pemodal untuk membeli saham baru yang dikeluarkan emiten pada harga tertentu dan pada waktu yang telah ditetapkan.

• Opsi merupakan produk derivatif dari saham yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk menjual atau membeli sejumlah aset finansial tertentu pada harga dan jangaka waktu tertentu.
Seberapa penting Pasar Modal?

Pasar modal memberikan peran besar bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal memberikan dua fungsi sekaligus, fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan dana (issuer). Dengan adanya pasar modal maka perusahaan publik dapat memperoleh dana segar masyarakat melalui penjualan Efek saham melalui prosedur IPO atau efek utang (obligasi). Pasar modal dikatakan memiliki fungsi keuangan, karena pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih. Jadi diharapkan dengan adanya pasar modal aktivitas perekonomian menjadi meningkat karena pasar modal merupakan alternatif pendanaan bagi perusahaan-perusahaan untuk dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dan pada akhirnya memberikan kemakmuran bagi masyarakat yang lebih luas.


4. Tiga tren..

• PERTUMBUHAN DAN PENYEBARAN OPERASI MULTINASIONAL
Tren ekspor dan impor saat ini.Isu akuntansi utama yang berhubungan dengan kegiatan ekspor dan impor adalah akuntansi untuk transaksi dalam mata uang asing. Sebagai contoh, misalkan Solvay melakukan ekspor sejumlah obal-obatan kepada sebuah importir Brasil dan mengirimkan tagihan dalam mala uang seal Brasil. Seandainya nital real mengalami penurunan relatif terhadap euro sebelum dilakukannya pembayaran, Solvay akan mengalami kerugian dalam mata uang asing karena real akan menghasilkan euro yang tehib keelt poch soit konyersi setelah devaluasi dibandingkan sebelum devaluasi. kerugian transaksi tidak langsung seperti itu. Saat ini bisnis internasional semakin berhubungan dengan inyestasi asing langsung, yang meliputi sistem manufaktur atau distribusi di luar negeri dengan membentuk afiliasi yang dimiliki seutuhnya. Jika terlihat jelas adanya bias dari negara maju terhadap investasi asing langsung, meledaknya arus investasi asing langsung ke negara-negara berkembang sejak awal tahun 1990-an menunjukkan bahwa MNC semakin menyadari bahwa negara-negara tuan rumah ini

• MERGER DAN AKU1SISI LINTAS BATAS

Seiring dengan berlanjutnya tren global atas konsolidasi industri, serta mengenai merger dan akuisisi internasional praktis merupakan kenyataan sehari-hari. Apabila merger umumnya diringkas dengan istilah sinergi operasi atau skala ekonomi, akuntansi memainkan peranan yang penting dalam mega konsolidasi ini karena angka-angka yang dihasilkan akuntansi bersifat mendasar dalam proses penilaian perusahaan. Perbedaan aturan pengukuran nasional dapat memperumit proses penilaian perusahaan.

• INOVASI KEUANGAN

Manajemen risiko telah menjadi istilah yang populer dalam lingkungan perusahaan dan manajemen. Alasannya tidaklah sulit dicari. Dengan deregulasi pasar keuangan dan pengendalian modal yang terus dilakukan, volatilitas dalam harga komoditas, valuta asing, kredit menjadi hal yang biasa dewasa ini. Berdasarkan kondisi dunia saat ini, manajer keuangan perlu menyadari risiko yang mereka hadapi yang berasal dan volatilitas tersebut, risiko manakah yang perlu dilindungi dan mengevaluasi hasil strategi manajemen risiko yang dijalankan. Pada saat yang bersamaan, kemajuan dalam teknologi keuangan memungkinkan pergeseran risiko keuangan kepada pundak orang lain. Meski demikian, untuk mengukur risiko antar pihak tidak dapat dialihkan dan sekarang berada pada pundak sekelompok besar pelaku pasar, yang banyak di antaranya mungkin berada ribuan mil jauhnya. Tampak jelas adanya ketergantungan yang ditimbulkan terhadap praktik pelaporan internasional dan kebingungan yang timbul dari perbedaan pengukuran produk risiko keuangan. Mereka yang memiliki keahlian manajemen risiko sangat dihargai oleh pasar.



5. Akuntansi International semakin penting, dikarenakan beberapa factor-faktor. Factor –faktor ini tumbuh dari pengurangan yang signifikan & iterus menerus menghambat perdagangan serta pengendalian modal secara nasional yang terjadi bersamaan dengan kemajuan dalam teknologi informasi


6. keuntungan :

Pengukuran = memberikan masukan mendalam mengenai profitabilitas operasi suatu perusahaan dan kekuatan posisi keuangannya.

Pengungkapan = pengguna mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari proses pengukuran

Auditing = memastikan kendala proses pengukuran dan pengungkapan informasi berdasarkan standar akuntansi yang berlaku secara umum.

Kelemahan :
• Pengukuran = kesalahan dalam mengindentifikasian, menggolongkan dan menghitung aktivitas ekonomi atau transaksi akan menghasilkan masukan yang salah mengenai profitabiltas dan posisi keuangan.

• Memerlukan pemahaman yang mendalam untuk mengidentifikasi, mengelompokan dan menghitung aktivitas ekonomi, mengingat jumlah akuntansi dapat berubah secara signifikan sesuai dengan prinsip-prinsip yang mengaturnya.


7. - Memperluas pangsa pasar

- Mencari keuntungan

- Bertujuan untuk menguasai pasar dibidang teknik (engineering) dengan teknologi
tinggi.

- Service & going concern


8. Negara Maju: Merupakan Negara yang sebagian besar dapat berdiri dengan kuat pada perekonomian negaranya. Dimana mempunyai infrastruktur yang maju. Dalam perdaganagan mempunyai wilayah pasar ekuitas pasar yang besar. Negara maju lebih banyak mempengaruhi dunia dengan perluasan ekonomi yang cukup besar. Lebih didominasi oleh Negara amerika dan eropa.

Negara Berkembang : Negara-negara berkembang menjamur disekitar wilayah asia-pasifik. Pada umumnya negar-negara ini sedang mengalami pertumbuhan dan pembangunan yang fenomenal. Dengan pertumbuhan yang pesat, pasar ekuitas negar-negara berkembang ini banyak menarik para investor untuk bermain didalamnya. Secara tidak langsung, beberapa pasar yang ada dinegara berkembang (cina,India, korea,dll) Telah tumbuh dengan cepat dan mengalami volume perdagangan yang cukup besar terhadap Kapitalisasi pasar. Banyak pula yang memprediksi bahwa Negara-negara di asis akan menjadi wilayah pasar ekuitas terpenting.
Bursa efek dinegara berkembang : Asia-Pasifik , Afrika dan Timur tengah

Karakteristik : Jika dilihat dari tampilan dari 1-3. Distribusi penjualan solvai sama- sama sebagai produsen obat-obatan, bahan kimia dan plastik.


9. – Pengaruhnya

Jika lembaga keuangan milik Negara melempar sebagian kepemilikannya ke pasar modal, maka itu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor asing. Bias dibilang ketika para investor tersebut datang, maka akan memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pasar modal.

- Sistem akuntansinya

Jika memang terjadi privatisasi, maka itu akan memberikan dampak terhadap perusahaan. Sudah pasti system akuntansi yang dianut perusahaan tersebut harus memakai system akuntansi yang sesuai dengan standar system akuntansi internasional. Mengapa demikian? Agar setiap laporan yang dihasilkan oleh system akuntansi tersebut sesuai dengan standar yang berlaku di luar sana. Jika memang telah sesuai, bukan tidak mungkin jika nantinya pasar investor asing menjadi tertarik untuk mengucurkan dana yang dimilikinya.

10. Dinegara Cina dan Taiwan produksi barang-barang local sangat berkembang baik dalam hal pangan, teknologi dan produksi-produksi lain, Serta produksi barang-barangnya sebagai pengekspor terbesar. Oleh sebab itu Negara-negara lain yang ingin masuk ke dalam Negara Cina dan Taiwan akan sangat susah bersaing dengan produksi local dengan begitu adanya pertumbuhan yang cepat dan volume perdagangan yang relative besar terhadap kapitalisasi pasar.

11. Baik. Akuntansi tetap merupakan masalah dengan standart dan praktek Nasional melekat sangat erat dengan hukum nasional dan aturan Profesional. Hanya terdapat sedikit pemahaman atau ketentuan sejenis dengan Negara lain. Akuntansi melayani manusia dan organissasi yang lingkup keputusannya semakin International.


12. menurut pendapat kami, argument tersebut berdasar karena adanya hubungan wajar timbal-balik yang menjadi karakter hubungan perusahaan dengan pemasok, perantara, dan pelanggan. Mereka digantikan dengan hubungan kerja sama global dengan pemasok, pemasok dari pemasok, perantara, pelanggan, dan pelanggan dari pelanggan.
Akibatnya pemasok yang ada didalam tidak dapat survive dan going concern. Selain itu, pembelian dari pemasok yang berlokasi diluar negri menyebabkan haga pokok penjualan yang tinggi, karena tingginya harga beli.

Jumat, 25 Februari 2011

Konvergensi IFRS

Tugas Softskill akuntansi Internasioal ke 1
Dosen : Loso Kartono

Konvergensi IFRS


• Menurut DSAK, pengadopsian IFRS dapat dibedakan menjadi lima tingkatan:

1. Full Adoption, pada tingkat ini suatu negara mengadopsi seluruh IFRS dan menterjemahkan word by word.

2. Adapted, mengadopsi seluruh IFRS tetapi disesuaikan dengan kondisi di suatu negara.

3. Piecemeal, suatu negara hanya mengadopsi sebagian nomor IFRS, yaitu nomor standar atau paragraf tertentu

4. Referenced, standar yang diterapkan hanya mengacu pada IFRS tertentu dengan bahasa dan paragraf yang disusun sendiri oleh badan pembuat standar

5. Not adoption at all, suatu negara sama sekali tidak mengadopsi IFRS.

• Keputusan adopsi IFRS oleh IAI akan ditentukan pada tahun 2008

• Keputusan DSAK saat ini adalah mendekatkan PSAK dengan IAS/IFRS dengan membuat dua strategi:

1. Strategi selektif. Strategi ini dilakukan dengan tiga target yaitu; mengidentifikasi standar-standar yang paling penting untuk diadopsi seluruhnya dan menentukan batas waktu penerapan standar yang diadopsi, melakukan adopsi standar selebihnya yang belum diadopsi sambil merevisi standar yang telah ada, dan target terakhir adalah melakukan konvergensi proses penyusunan standar dengan IASB.

2. Strategi dual standard. Strategi ini dilakukan dengan menerjemahkan seluruh IFRS sekaligus dan menetapkan waktu penerapannya bagi listed companies. Sedangkan bagi non listed companies tetap menggunakan PSAK yang telah ada.

• Dalam penerapan kedua strategi tsb harus mempertimbangkan lima hal:

1. Konvergensi standar dan proses konvergensi itu sendiri. Hal ini perlu dipertimbangkan karena DSAK belum memutuskan kapan melakukan konvergensi.

2. Ketersediaan dana untuk penerjemahan standar.

3. Ketersediaan sumber daya manusia.

4. Ketentuan perundang-undangan di Indonesia.

5. Sosialisasi standar dan peluang moral hazards dalam penyusunan laporan keuangan.

Alasan Perlunya Standar Akuntansi Internasional

• Peningkatan daya banding laporan keuangan dan memberikan informasi yang berkualitas di pasar modal internasional

• Menghilangkan hambatan arus modal internasional dengan mengurangi perbedaan dalam ketentuan pelaporan keuangan.

• Mengurangi biaya pelaporan keuangan bagi perusahaan multinasional dan biaya untuk analisis keuangan bagi para analis.

• Meningkatkan kualitas pelaporan keuangan menuju “best practise”.

Persiapan Konvergensi PSAK – IFRS

• Pertengahan Agustus 2004, Dirjen Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai mengundang DPN-IAI, kompartemen IAI, DSAK-IAI, DSPAP-IAI KAP, Bapepam, KSAPPD untuk mendiskusikan kesiapan profesi akuntan melakukan konvergensi standar yang berlaku internasional.

• Sebagai full members the International Federation of Accountant (IFAC), IAI berkewajiban memenuhi butir-butir statements of membership obligation (SMO) diantaranya penerapan IFRS

• Dari hasil diskusi dicapai kesepakatan bahwa penyusunan SAK tidak berubah. Penyusunan SAK mengacu ke IAS yang disesuaikan dengan kondisi di Indonesia.

Permasalahan Yang Dihadapi Dalam Implementasi Dan Adopsi IFRS

• Translasi Standar Internasional

• Ketidaksesuaian Standar Internasional dengan Hukum Nasional

• Struktur dan Kompleksitas Standar Internasional

• Frekuensi Perubahan dan Kompleksitas Standar Internasional

Translasi Standar Internasional

Terdapat kesulitan dalam penerjemahan IFRS (bahasa Inggris) ke bahasa masing-masing negara

1. Penggunaan kalimat bahasa Inggris yang panjang
2. Ketidakkonsistenan dalam penggunaan istilah
3. Penggunaan istilah yang sama untuk menerapkan konsep yang berbeda
4. Penggunaan istilah yang tidak terdapat padanan dalam terjemahannya
5. Keterbatasan pendanaan untuk penterjemahan

Ketidaksesuaian Standar Internasional dengan Hukum Nasional

• Pada beberapa negara, standar akuntansi sebagai bagian dari hukum nasional dan ditulis dalam bahasa hukum. Disisi lain, standar akuntansi internasional tidak ditulis dengan bahasa hukum sehingga harus diubah oleh dewan standar masing-masing negara

• Terdapat transaksi-transaksi yang diatur hukum nasional berbeda dengan yang diatur standar internasional. Misal: transaksi ekuitas untuk perusahaan di Indonesia berbeda perlakuan untuk PT, Koperasi atau badan hukum lainnya.

Struktur dan Kompleksitas Standar Internasional

• Adanya kekhawatiran bahwa standar internasional akan semakin kompleks dan rules-based approach. Standar mengatur secara detil setiap transaksi sehingga penyusun LK harus mengikuti setiap langkah pencatatan.

• Penerapan standar sebaiknya menggunakan principles-based approach. Standar hanya mengatur prinsip pengakuan, pengukuran, dan pencatatan suatu transaksi

Frekuensi Perubahan dan Kompleksitas Standar Internasional

• Standar akuntansi internasional perlu dipahami secara jelas sebelum diterapkan. Tentunya butuh cukup waktu bagi penyusun laporan keuangan, auditor, dan pengguna laporan keuangan untuk memahami suatu standar akuntansi.

• Bila standar akuntansi sering berubah-ubah maka akan sangat sulit dipahami apalagi diterapkan.

Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia

• Terdapat tiga tonggak sejarah dalam pengembangan standar akuntansi di Indonesia (Ahmadi Hadibroto)

– Menjelang diaktifkan Pasar Modal pada tahun 1973, dibentuk cikal bakal badan penyusun standar akuntansi yang menghasilkan “Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI)”

– Komite PAI yang dibentuk tahun 1974 melakukan revisi mendasar PAI ’73 untuk menyesuaikan ketentuan akuntansi dengan dunia usaha. Hasil revisi ini dikodifikasi dalam “Prinsip Akuntansi Indonesia 1984”

– Pada tahun 1994, komite PAI melakukan revisi total terhadap PAI 1984. hasil revisi ini dikodifikasi dalam “Standar Akuntansi Keuangan (SAK) per 1 Oktober 1994

Perbandingan IFRS dan PSAK (1)

IFRS

• S/d status 2006, terdiri 37 standar dan 20 interpretasi:

– 7 new standards IFRS

– 30 standar IAS

– 9 new Interpretation (IFRIC)

– 11 Interpretasi (SIC)

• Dimulai sejak 1974 (IAS)

• Lebih merupakan standar umum, hanya ada 4 standar khusus industri

PSAK

• S/d status 2006, PSAK s/d 2006, terdiri dari 59 standar dan 6 interpretasi, umumnya diadopsi dari IAS, namun beberapa menggunakan referensi SFAS.

• Dikembangkan sejak 1994 (PAI)

• Ada banyak standar khusus industri (15 standar)

Akuntansi Internasional

Tugas softskill akuntansi internasional ke 1

Dosen : Loso kartono

Isu Utama Akuntansi Internasional

Mata kuliah Akuntansi Internasional merupakan mata kuliah yang membahas mengenai: dimensi internasional dalam akuntansi sebagai pengguna (users), hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan akuntansi dari prespektif internasional (global) serta aturan-aturan dan standar akuntansi pada beberapa negara. Setelah menempuh mata kuliah ini mahasiswa diharapkan mempunyai pemahaman yang cukup luas tentang sifat bisnis internasional dan perdagangan global, persamaan dan perbedaan dalam sistem akuntansi yang berkaitan dengan strategi bisnis internasional serta berbagai macam praktek akuntansi dan usaha-usaha yang dilakukan untuk mencapai harmonisasi praktek akuntansi.
Akuntansi memainkan peranan yang sangat penting dalam masyarakat. Sebagai cabang ilmu ekonomi, akuntansi memberikan informasi mengenai suatu perusahaan dan transaksinya untuk memfasilitasi keputusan alokasi sumber daya oleh para pengguna informasi tersehut. Jika informasi yang dilaporkan dapat diandalkan dan bermanfaat, sumber daya yang terbatas tersebut dialokasikan secara optimal, dan sebaliknya alokasi sum berdaya akan menjadi kurang optimal jika informasi kurang andal dan tidak bermanfaat. Akuntansj internasionaltidaklah berbeda dan peranan yang dimaksudkan. Yang membuat studinya berbeda adalah bahwa perusahaan yang dilaporkan adalah perusahaan multinasional (multinational compain, MNC) dengan operasi dan transaksi yang melintasi batas-batas negara, atau suatu perusahaan dengan kewajiban pelaporan kepada para pengguna yang berlokasi di negara selama negara perusahaan pelaporan.
Ingatlah bahwa akuntansi mencakup beberapa proses yang luas: pengukuran, penguιngkapan,dan auditing. Pengukurаn adalah proses mengidenlifikasikan, mengelompokkan, dan menghitung aktivitas ekonomi atau transaksi. Pengukuran ini memberikan masukan mendalam mengenai profitabilitasopensi suatu perusahaan dan kekuatan posisi keuangannya. Pengungkapan adalah proses di mana pengiktisaran akuntansi dikomunikasikan kepada para pengguna yang diharapkan. Bidang ini memusatkan perhatian pada isu-isu seperti apa yang akan dilaporkan, kapan, dengan cara apa, dan kepada siapa. Auditing adalah proses di mana kalangan protesional akuntansi khusus (auditor) melakukan atestasi (pengujian) terhadap keandalan proses pengukuran dan komunikasi. Apabila auditor internal adalah karyawan perusahaan yang bertanggung jawab kepada manajemen, maka auditor eksternal adalah pihak bukan karyawan yang bertanggung jawab untuk melakukan atestasi bahwa laporan keuangan perusahaan disusun menurut standar akuntansi yang berlaku umum.

SUDUT PANDANG SEJARAH

Sejarah akuntansi merupakan sejarah internasional. Kronologi berikuk ini menunjukkan bahwa akuntansi telah meraih keberhasilan besar dalam kemampuanya untuk diterapkan dari satu kondisi ke kondisi lainnya sementara di pihak lain memungkinkan timbulnya pengembangan teres-menerus dalam bidang teori dan praktik di seluruh dunla. Sebagai permulaan, sistem pembukuan berpasangan (doithfe-entru Lookkreping), yang umumnya dianggap sebagai awal penciptaaa akuntansi seperti yang kita ketahui selama ini, berawal dari negam-negah kota di Italia pida abad ke-14 dan 15.
Perkernbangannya didorong oleh pertumbuhan perdagangan intemasional di Italia Utara selama masa akhir abad pertengahan dan keinginan pemerintah untuk menemukan cara dalam mengenakan pajak terhadap transaksi komersial. ”Pembukuan Italia” kemudian berilih ke Jerman untuk membantu para pedagang pada zaman Fugger dan Kelompok Hanseatik. Pada waktu yang hampir bersamaan, para filsuf hitvis di Belanda mempertajam cara menghitung pendapatan periodik dan aparat pemerintah di Prancis menemukan keuntungan menerapkan keseluruhan sistem dalam perencanaan dan akuntabilitas pemerintah.
Perkembangan Inggris Raya menciptakan kebutuhan yang tak terelakkan lagi bagi kepentingan komersial Inggris untuk mengelola dan mengendalikan perusahaan di daerah koloni, dan untuk pencatatan perusahaan kolonial mereka yang akan diperiksa ulang dan diverifikasi. Kebutuhan-kebutuhan mi menyebabkan tumbuhnya masyarakat akuntansi pada tshun 1850-an dan suatu profesi akuntansi publik yang terorganisasi di Skotlandia dan Inggris selama tahun 1870-an. Paktik akuntansi laggris memyebar luas tidak hanya di seluruh Amerika Utara, tetapi juga di seluruh wilayah Persemakmuran Inggris yang ada waktu itu.

SUDUT PANDANG KONTEMPORER

Apabila usaha-usaha untuk mengurangi perbedaan akuntansi internasional merupakan sesuatu yang penting di satu sisi, sekarang ini terdapat sejumlah faktor tambahan yang turut menambah pentingnya mempelajari akuntansi internasijonal. Faktor-faktor ini tumbuh dan pengurangan yang signifikan dan terus-menerus hambatan perdagangan dan pengendaan modal secara nasional yang terjadi bersamaan dengan kemajuan dalam teknologi informasi.
Pengendalian nasional terhadap arus modal, valuta asing, inyestasi asing langsung, dan transaksi terkait telah di liberalisasikan secara dramatis dalam beberapa
PERTUMBUHAN DAN PENYEBARAN OPERASI MULTINASIONAL
Binis inlernasional secara tradisional terkait dengan perdagangan luar negeri. Kegiatan ini, yang berakar dari masa lampau, akan terus berlanjut. Tren ekspor dan impor saat ini.

Isu akuntansi utama yang berhubungan dengan kegiatan ekspor dan impor adalah akuntansi untuk transaksi dalam mata uang asing. Sebagai contoh, misalkan Solvay melakukan ekspor sejumlah obal-obatan kepada sebuah importir Brasil dan mengirimkan tagihan dalam mala uang seal Brasil. Seandainya nital real mengalami penurunan relatif terhadap euro sebelum dilakukannya pembayaran, Solvay akan mengalami kerugian dalam mata uang asing karena real akan menghasilkan euro yang tehib keelt poch soit konyersi setelah devaluasi dibandingkan sebelum devaluasi. kerugian transaksi tidak langsung seperti itu.
Saal ini bisnis internasional semakin berhubungan dengan inyestasi asing langsung, yang meliputi sistem manufaktur atau distribusi di luar negeri dengan membentuk afiliasi yang dimiliki seutuhnya.
Jika terlihat jelas adanya bias dari negara maju terhadap inyestasi asing langsung, meledaknya anus inyestasi asing langsung ke negara-negara berkembang sejak awal tahun 1990-an menunjukkan bahwa MNC semakin menyadari bahwa negara-negara tuan rumah ini.

MERGER DAN AKU1SISI LINTAS BATAS

Seiring dengan berlanjutnya tren global atas konsolidasi industri, serta mengenai merger dan akuisisi internasional praktis merupakan kenyataan sehari-hari. Apabila merger umumnya diringkas dengan istilah sinergi operasi atau skala ekonomi, akuntansi memainkan peranan yang penting dalam mega konsolidasi ini karena angka-angka yang dihasilkan akuntansi bersifat mendasar dalam proses penilaian perusahaan. Perbedaan aturan pengukuran nasional dapat memperumit proses penilaian perusahaan.

INOVASI KEUANGAN

Manajemen risiko telah menjadi istilah yang populer dalam lingkungan perusahaan dan manajemen. Alasannya tidaklah sulit dicari. Dengan deregulasi pasar keuangan dan pengendalian modal yang terus dilakukan, volatilitas dalam harga komoditas, valuta asing, kredit menjadi hal yang biasa dewasa ini. Berdasarkan kondisi dunia saat ini, manajer keuangan perlu menyadari risiko yang mereka hadapi yang berasal dan volatilitas tersebut, risiko manakah yang perlu dilindungi dan mengevaluasi hasil strategi manajemen risiko yang dijalankan. Pada saat yang bersamaan, kemajuan dalam teknologi keuangan memungkinkan pergeseran risiko keuangan kepada pundak orang lain. Meski demikian, untuk mengukur risiko antar pihak tidak dapat dialihkan dan sekarang berada pada pundak sekelompok besar pelaku pasar, yang banyak di antaranya mungkin berada ribuan mil jauhnya. Tampak jelas adanya ketergantungan yang ditimbulkan terhadap praktik pelaporan internasional dan kebingungan yang timbul dari perbedaan pengukuran produk risiko keuangan. Mereka yang memiliki keahlian manajemen risiko sangat dihargai oleh pasar.

INTERNASIONALISASI PASAR MODAL

Faktor yang mungkin banyak menyumbangkan perhatian lebih terhadap akuntansi internasional di kalangan eksekutif perusahaan, investor, regulator pasar, pembuat standar akuntansi, dan para pendidik ilmu bisnis adalah internasionalisasi pasar modal seluruh dunia. Pricewaterhomms Coopers melaporkan bahwa volume penawaran ekuitas lintas batas dalam dolar meningkat hampir tiga kali lipat antara tahun 1995 dan 1999, dengan jumlah dana 1ebih dari sebesar 100 miliar yang diperoleh selama periode 5 tahun tersebut (penawaran ini hanya mencakup penjualan surat berharga di luar pasar domestik). Penawaran internasional atas obligasi, piujaman sindikasi, dan instrumen utang 1ainnya juga tumbuh secara dramatis selama tahun 1990-an. Tren ini kemudian memburuk selama tahun-tahun awal dekade
Akuntansi harus memberikan respons terhadap kebutuhan masyarakat akan informasi yang tentu berubah dan mencerminkrn kondmsi budaya, ekonomi, hukum,
sosial, dan politik yang ada dalam lingkungan operasinya. Sejarah akuntansi dan
para akuntan memperlihatkan perubahan secara terus-menerus. Pada awalnya, akuntansi tidak lebih dari sistem pencatatan untuk jasa perbankan tertentu dan skema pemungutan pajak.
Sistem pencatatan buku ganda kemudian dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan sejumlah perusahaan dagang. Industrialisasi dan pembagian kerja memerlukan adanya analisis biaya dan akuntansi manajemen. Timbulnya perusahaan modern mendorong pe¬laporan keuangan dan auditing secara periodik. Agar dapat mengikuti perhatian masyara¬kat terhadap lingkungan yang makin meningkat dan perhatian terhadap integritas perusa¬haan, akuntan telah menemukan cara untuk mengukur dan melaporkan kewajiban pemu¬lihan kondisi lingkungan dan mengungkapkan praktik pencucian uang dan hal-hal sejenisyang berkaitan dengan kejahatan kerah putih. Akuntansi memberikan informasi pengambilan keputusan kepada pasar surat berharga umum domestik dan internasional yang sangat besar.
Akuntansi telah memperluas lingkupnya terhadap konsultasi manajemen dan meng¬gabungkan teknologi informasi yang makin berkembang ke dalam sistem dan prosedurnya. Mengapa kita harus mengetahui bagaimana dan mengapa akuntansi berkembang? jawabannya adalah sama seperli mengapa mempelajari perkembangan dalam bidang yang lain. Kita akan dapat memahami dengan lebih balk sistem akuntansi suatu negara dengan mengetahui faktor-faktor dasar yang memengaruhi perkembangannya. Tentu saja akuntansi berbeda dari satu tempat ke tempat lain di seluruh dunia dan pengetahuan mengenai faktor perkembangan membantu untuk memahami mengapa hal itu terjadi.
Dengan kata lain, perbedaan-perbedaan yang terlihat-serta persamaan-persamaan-dapat dijelaskan melalui faktor-faktor tersebut. Karena akuntansi bereaksi terhadap lingkungannya, lingkungan budaya ekonomi, hukum, dart politik yang berbeda-beda menghasilkan sistem akuntansi yang berbeda dan lingkungan yang serupa menghasilkan sistem yang serupa pula.

PERKEMBANGAN

Standar dan praktik akuntansi setiap negara merupakan hasil dari interaksi yang kompleks di antara faktor ekonomi, sejarah, kelembagaan, dan budaya. Dapat diduga akan terjadinya perbedaan antar negara. Faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan akuntansi nasional juga menihantu menjelaskan perbedaan akuntansi antar bangsa.
Kami meyakini bahwa delapan faktor berikut ini memiliki pengaruh yang signifikan dalam perkembangan akuntansi. Tujuh faktor pertama berupa ekonomi, sejarah sosial, dan kelembagaan dan merupakan faktor yang sering disebutkan oleh para penulisa kuntansi. Akhir-akhir ini, hubungan antara budaya dan perkembangan aktuntansi mulai digali lebih lanjut.

1. Sumber pendanaan. Di negara-negara dengan pasar ekuitas yang kuat, seperti Amerika Serikat dan Inggris, akuntansi memiliki fokus atas seberapa baik manajemen menjalankan perusahaan (profitabilitas), dan dirancang untuk membantu investor menganalisis arus kas masa depan dan risiko terkait. Pengungkapan dilakukan sangat lengkap untuk memenuhi ketentuan kepemilikan publik yang luas. Sebaliknya, dalam sisten, berbasis kredit di mana bank merupakan sumber utama pendanaan, akuntansi memiliki fokus atas perlindungan kreditor melalui pengukuran akuntansi yang konservatif. Karena lembaga keuangan memiliki akses langsung terhadap informasi apa saja yang dűnginkan, pengungkapan publik yang luas dianggap tidak perlu. Contohnya adalah Jepang dan Swiss.

2. Sistem hukum. Sistem hukum menentukan hagaimana individu dan lembaga hcrinteraksi. Dunia Rarat memiliki dua orientasi dasar: hukum kode (sipil) dan hukurn tirnuni (kasus). kode utamanya diambil dari hukum Rornawi dan Kode Napoleon. Kodifikasi standar dan prosedur ikuntansi rncrupìkan hal yang wajar dan sesuai di sana. Dengan demikian, di negara¬-negara hukum kode, aturan akuntansi digabungkan dalam hukum nasional dan cenderung sangat lengkap dan mencakup banyak prosedur. Sebaliknya, hukum umum berkembang atas dasar kasus per kasus tanpa adanya usaha untuk mencakup seluruh kasus dalam kode yang lengkap. Tentu saja, terdapat hukum dasar, tetapi cenderung tidak detail dan lebih fleksibel bi1a dibandingkan dengan sistem hukum kode. Ha1 ini mendorong usaha coba-coba dan memungkinkan penerapan pertimbangan. Hukum umum diambil dari hukum kasus Inggris. Pada kebanyakan negara hukum umum, aturan akuntansi ditetapkan oleh organisasi profesional sektor swasta. Hal ini memungkinkan aturan akuntansi menjadi lebih adaptif dan inovatif. Kecuali untuk ketentuan dasar yang luas, kebanyakan aturan akuntansi tidak digabungkan secara langsung ke dalam hukum dasar.

3. Perpajakan. Di kebanyakan negara, peraturan pajak secara efektif menentukan standar akuntansi karena perusahaan harus mencatat pendapatan dan beban dalam akun mereka untuk mengklaimnya untuk keperluan pajak. Hal ini sebagai contoh merupakan kasus di Jerman dan Swedia. Di negara lain seperti Belanda, akuntansi keuangan dan pajak berbeda: Laba kena pajak pada dasarnya adalah laba akuntansi keuangan yang disesuaikan terhadap perbedaan-perbedaan dengan hukum pajak. Tentu saja, ketika akuntansi keuangan dan pajak terpisah, kadang-kadang aturan pajak mengharuskan penerapan prinsip akuntansi tertentu. Penilaian persediaan menurut Masuk Terakhir Keluar Pertama (ast-in,first-out-LlFO) di Amerika Serikat merupakan satu contoh.

4. Ikatan Politik Dan Ekonomi. Teknologi akuntansi dialihkan melalaui perdagangan dan kekuatan sejenis. Sistem Pencatatan Berpasangan yang berawal di Italia pada tahun 1400-an secara perlahan-lahan menyebar luas di Eropa bersamaan dengan gagasan-gagasan pembakuan

5. Inflasi. Inflasi menyebabkan distorsi terhadap akuntansi biaya historis dan mempengaruhi kecenderungan (tendensi) suatu negara untuk menerapkan perubahan harga terhadap akun-akun perusahaan. Israel, Meksiko, dan beberapa negara Amerika Selatan menggunakan akuntansi tingkat harga umum karena pengalaman mereka dengan hiperinflasi. Pada akhir tahun 1970-an, sehubungan dengan tingkat inflasi yang tidak biasanya tinggi, AS dan lnggris melakukan eksperimen dengan pelaporan pengaruh peruhahan harga.

6. Tingkat Perkembangan Ekonomi. Faktor ini memenganihi jenis transaksi usaha yang dilaksanakan dalam suatu perekonomian dan menentukan manakah yang paling utama. Pada gilirannya, jenis lransaksi menentukan masafah akuitansi yang dihadapi. Sebagai contoh, kompensasi eksekutif perusahaan berbasis saham atau sekuritisasi aktiva merupakan sesuatu yang jarang terjadi dalam perekonomian dengan pasar modal yang kurang berkembang. Saat ini, banyak perekonomian industri berubah menjadi perekonomian jasa. Masalah akuntansi seperti penilaian aktiva tetap dan pencatatan depresiasi yang sangat relevan dalam sektor manufaktur menjadi semakin kurang penting. Tantangan-tantangan akuntansi yang baru seperti penilaian aktiva tidak berwujud dan sumber daya manusia, semakin berkembang.

7. Tingkat Pendidikan. Standar dan praktik akuntansi yang sangat rumit (sophisticated) akan menjadi tidak berguna jika disalahartikan dan disalahgunakan. Sebagai contoh, pela poran teknis yang kompleks mengenai vanan perilaku biaya tidak akan berarti apa¬apa, kecuali para pembaca memahami akuntansi biaya. Pengungkapan mengenai risiko efek derivatif tidak akan informatif kecuali jika dibaca oleh pihak yang berkompeten.